Ragamseni rupa murni nusantara dan mancanegara. Seni dan budaya itu merupakan dua kata yang saling berkaitan, dan tidak terpisahkan. Contoh seni budaya nusantara dan mancanegara. Dari segi kesejarahan meenurut penelitian para ahli perkembangannya dibagi menjadi 3 bagian, yaitu seni rupa prumitif, seni rupa klasik dan seni rupa modern.
Senitersebut berasal dari luar negeri sehingga disebut seni rupa mancanegara. Menurut wikipedia seni lukis adalah merupakan satu cabang dari seni rupa yang artinya sebuah pengembangan uang lebih utuh dari menggambar. Contoh Seni Rupa Murni - JENIS - JENIS ALIRAN SENI LUKIS Mbagiilmu Untuk contoh seni rupa murni 2 dimensi kita dapat
RagamSeni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara. a. Seni Lukis Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa murni yang berdimensi dua. Dari pembubuhan cat, para pelukis mencoba mengekspresikan berbagai makna atau nilai subjektif. nilai-nilai yang melekat pada lukisan dipengaruhi oleh budaya yang dimiliki pelukisnya. Seni lukis
Dariberbagai jenis karya seni rupa murni memiliki karakteristik dan ciri khas masing masing adapun ciri yang membedakan karya seni rupa murni nusantara dan mancanegara adalah seni rupa yang berisi nilai budaya nusantara sedang senirupa mancanegara tetap berasal ragam seni murni nusantara dan mancanegara .
Bermacampendekatan digunakan untuk menciptakan karya seni sesuai dengan imajinasi sang seniman, dan pendekatan itu disebut sebagai aliran seni rupa. Berdasarkan materialnya, bidang seni rupa dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu seni murni, seni desain, dan seni kriya. Seni murni adalah bidang seni yang mengutamakan pada konsep keindahan.
2ZJK. Secara garis besar, gaya seni rupa dibagi menjadi tiga, antara lain Gaya Seni rupa Tradisional bersifat turun-temurun, artinya karya seni rupa ini tidak mengalami perubahan dari masa ke masa. Gaya seni rupa Tradisional dibagi menjadi dua yaitu Primitif dan Klasik. Istilah primitif berasal dari kata prima yang artinya pokok atau sederhana. Klasik berarti kuno atau zaman dahulu kala. Di nusantara, zaman klasik terjadi pada masa Hindu-Budha. Pada zaman sekarang ini, karya seni rupa sudah mengalami perubahan gaya dari sederhana menjadi rumit dan ornamental. Gaya Seni Rupa Modern adalah corak karya seni rupa yang sudah mengalami kemajuan, perubahan, dan pembaruan. Secara garis besar, gaya seni rupa modern dapat dibagi menjadi tiga yaitu, gaya representatif, nonrepresentatif, dan deformatif. Kata representatif berasal dari kata representasi yang berarti nyata atau sesuai dengan keadaan. Gaya seni rupa yang termasuk representatif adalah romantisme, naturalism, dan realisme. Istilah Romantisme berasal dari kata roman yang artinya cerita dan isme artinya gaya/aliran. Romantisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya mengandungan cerita tau kisah hidup manusia atau hewan. Salah satu perupa mancanegara yang mempelopori aliran ini adalah Fransisco Goya Spanyol, Sedangkan Perupa nusantaranya adalah Raden Saleh. Istilah Naturalisme berasal dari kata nature yang artinya alam dan isme artinya gaya/aliran. Naturalisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan keadaan alam. Istilah Realisme berasal dari kata real yang artinya nyata dan isme artinya gaya/aliran. Realisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penjelasan gambar nya berupa hal yang sesuai dengan kenyataan hidup. Pelukis mancanegara yang mengambil aliran ini adalah Rembandt van Rijn Belanda. Istilah nonrepresentatif berarti suatu karya yang sulit untuk dimengerti atau dikenali yang biasa disebut dengan abstrak. Istilah Deformatif berasal dari kat deformasi yang artinya perubahan bentuk tetapi bentuk aslinya masih bisa dikenali. Gaya Seni Rupa yang termasuk deformatif adalah Surealisme, Impressionisme, Kubisme, dan Ekspresionisme. Istilah Surealisme berasal dari kata sur yang artinya melebih-lebihkan dan isme artinya gaya/aliran. Surealisme adalah gaya/aliran seni rupa yang cara penggambarannya melebih-lebihkan kenyataan. Pelukis mancanegara yang mengikuti aliran ini adalah Salvador Dali. Istilah Impressionisme berasal dari kata impression yang artinya kesan sesaat dan isme gaya/aliran. Impressionisme adalah gaya/aliran seni rupa yang cara penggambarannya berupa kesan saat objek dilukis. Pelukis mancanegara yang mengikuti aliran ini adalah Claude Monet. Istilah kubisme berasalh dari kata kubus yang artinya bentuk persegi empat dan isme artinya persegi empat. Pelukis mancanegara yang mengambil aliran ini adalah Pablo Picasso Istilah Ekspresionisme berasal dari kata expression yang artinya ungkapan jiwa atau emosi dan isme artinya gaya/aliran. Ekspresionisme adalah gaya/aliran seni rupa yang hasil karyanya berasal dari ungkapan jiwa atau emosi perupanya pada saat melihat objek. Pelukis mancanegara yang mengikuti aliran ini adalah Vincent van Gogh. Postmodern atau yang biasanya dikenal dengan istilah posmo adalah gaya seni rupa pasca atau sesudah modern. Seni rupa posmo memiliki ciri-ciri antara lain § Perpaduan antara penyederhanaan bentuk § Cenderung tidak mempunyai aturan tertentu.
Jenis Tema dan Gaya atau Aliran Dalam Seni kita sudah sama – sama tau apa itu seni rupa. Dari semua bentuk dan jenis seni rupa yang ada terdapat beberapa diantaranya merupakan karya – karya dari para seniman seniman – seniman perupa yang ternamaMisalnya karya Raden Saleh dengan mengusung tema “Berburu Banteng” yang dikenal sangat memiliki nilai estetik yang romantik dan taukah kalian apa nama alirannya?Alirannya bisa anda temukan pada link di bawah setelah anda selesai dengan tema judulnya terlihat seperti sadis namun justru tema karya seni rupa yang diusungnya tersebut justru menyusun tema Romantik yang justru bertolak belakang dengan judul itu ada pula tema karya seni rupa mancanegara yang terkenal dan salah satunya adalah karya seni rupa dari Girodet yang mengusung tema romantik dengan judul “pemakaman Atala”.Nah.. untuk pembahasan yang lebih luas, langsung saja kita ke materi utama berikut Klasik/Romantik Oleh Raden Saleh "Berburu Banteng"Jenis Tema Karya Seni Rupa Nusantara dan seniman dimanapun berada perlu diketahui bahwa proses penciptaan karya seni rupa, baik karya seni rupa nusantara atau mancanegara, merupakan wujud dari pernyataan rasa batin yang dilatar belakangi suatu pandangan, idealisme dan prinsip yang dianut senimannya, juga atas situasi atau kondisi politik pada itu, inivasi seni rupa atas pengaruh perkembangan zaman dan teknologi memungkinkan para seniman untuk bereksperimentasi dari segi teknik dan bahan dalam menciptakan karya seni dari hal tersebut, faktor lain yang juga memengaruhinya yakni dipicu oleh ketertarikan perupa pada lingkungannya ataukah perjalanan budaya dan kesenian yang melekat padanya menjadi sumber spirit setiap kali juga Tahapan Pameran Seni RupaSemua hal tersebut merupakan sumber pemicu lahirnya berbagai macam tema yang digarap oleh para siapa saja dan apa saja tema karya seni rupa yang ada di nusantara dan mancanegara yang ada saat ini? Berikut Tema Romantik – seni rupa dengan tema romantik atau klasik lebih cenderung memiliki objek karya yang diungkapkan dari segi keindahan, ketentraman, kedamaian atau kemolekan. Tema romantik muncul pada abad ke mancanegara tepatnya di benua eropa beberapa karya dengan tema romantik sepertiDavis - “kematian Marat” di Prancis, Gericault – “ Rakit Madussa “ di Paris,Girodet – “ Pemakaman Atala “ di Prancis, danEugene Delacroix “ Massakre di chios” Itali Delacroix “ Massakre di chios” Itali 1824Sedangkan di Indonesia sendiri, karya – karya dengan tema romantik atau klasik yang terkenal sepertiRaden Saleh – “ berburu banteng “,Wakidi – “ Balai desa di Minangkabau”,Basuki Abdullah “ Pelabuhan Sunda Kelapa”,Abdullah Suriasubroto – “ Hamparan sawah “,Wahdi – “ Karya pemandanga’ ”, danMas Pringadie – “ Mooi Idie – Cara Pandang Kolonial”.Nah.. itu untuk tema romantik atau klasik, sekarang kita masuk ke tema selanjudnya yaitu tema juga Seni Rupa politik pada karya seni rupa merupakan penggambaran objek karya seni rupa yang berkaitan dengan situasi politik pada masa seniman dirasuki oleh jiwa nasionalisme yang ingin bangkit dari penindasan, revolusi perjuangan atau reformasi dan Indonesia, lahirnya POETERA para seniman berkarya dengan tema revolusi perjuangan, ketindasan kehidupan rakyat bawah, seperti"Laskar rakyat" oleh Joko Pekik,"Mengatur siasat" oleh Afandi,"Biografi i di malioboro" oleh Harijadi, dan"Pengantin revolusi" dan "Guerilla Figther" oleh Hendra Gunawan 1998 dan Revolusi Karya Hendra Gunawan 1998Sedangkan di mancanegara seperti di Eropa juga terdapat karya yang bertema Politik seperti karya – karya seni rupa berikut"Sumpah Keluarga Horatius" oleh oleh Louis David yang melukis sebagai bentuk kritikan kepada penguasa sebelum revolusi prancis meletus."Kebangkitan" oleh Piero Della Francesca dan menuju selanjudnya yaitu tema Tema yang bertemakan tentang sejarah atau tema Historis cukup banyak di temukan di nusantara maupun di historis pada karya seni rupa menjadi penanda terhadap suatu peristiwa yang pernah ada dan terjadi di masa lalu bahkan peristiwa yang jauh sebelu sebelum suatu peristiwa terjadi atau pula sosok pelaku yang pernah ada yang kemudian diwujudkan dalam sebuah bentuk karya seni Indonesia, lukisan goa leang- leang pada masa prasejarah memberikan arti dalam peradaban pangeran diponegoro menjadi tanda dalam perlawanan proklamasi di Jakarta mengingatkan akan peristiwa sejarah yang berarti bagi bangsa panglima Jenderal Sudirman dalam peperangan dan lainnya, Kesemua bentuk karya seni rupa tersebut merupakan karya seni yang bertemakan sebuah Proklamasi oleh Dinas Pariwisata DKI JakartaDimancanegara sendiri, Rigauld pada awal abad ke-18 mencoba mengabadikan Raja Lois XIV dengan melukis potretnya dengan menggunakan Corak ini merupakan salah satu wujud karya yang betema historis, yang mengingatkan bahwa salah satu Raja yang pernah memerintah di Prancis adalah Raja lois XIV dan masih banyak lagi karya dengan tema historik kita menuju ketema Tema budaya juga diwarnai oleh latar belakang kultur senimannya. Budaya dijadikan sebagai inspirasi dalam berkarya seni itu, karya seni rupa yang bertemakan budaya cukup banyak kita temui di nusantara bahkan di Indonesia, terdapat beberapa karya yang terkenal diantaranya sebaai berikutSunaryo menampilkan tema “patung asmat” di Papua,Iyoman irawan dan Dewa Putu Bedil menampilkan tema “ masyarakat bali “Supono mengangkat tema " Relief Borobudur",Abdul Kahar Wahid dan Yabu M, mengangkat tema "Lontara", danZainal Beta dan Ahmad Fauzy, mengangkat tema "budaya Bugis Makassar" dan karya Abdul Kahar WahidBaca juga Tujuan Berkarya Seni RupaSedangkan di mancanegara terdapat pula beberapa karya seni rupa dengan tema yang sama seperti yang di buat oleh beberapa seniman berikutRenoir dengan karyanya “ Moulin de Ia Galette “,Edgar Degas dengan karyanya “ Dancer With Bouquet, Bowing”,Ernst Ludwing Kirchner dengan karyanya “ Negro Dance” dan kita kita menuju ke tema Sosial atau Tema Sosial kemasyarakatan.Dinamikan seni rupa nampak melalui perubahan dari pengaruh sosial kemasyarakatan yang ada pada berbagai hubungan dan interaksi manusia melahirkan kejadian – kejadian atau peristiwa yang menarik, sehingga banyak seniman perupa yang tertarik untuk mengabadikan peristiwa tersebut melalui karya seni karya – karya seni rupa para seniman seni rupa Indonesia yang terlibat dalam tema sosial tersebut diantaranya adalah sebagai berikutBarli dengan karyanya “ pengamen ”,S. Sudjojono dengan karyanya “ Kerja ibu dan Ibu menjahit”,Inanta Hadi Pranoto dengan karyanya “ Pasar Bandung”,Zaenal Beta dengan karyanya “ Pasar Pa’baeng – baeng” dan seniman mancanegara yang mencoba membuat karya seni rupa dengan tema sosial diantaranya adalahMax Beckman dengan karyanya “ Family Ficture “, danGustave Courbet dengan karyanya “ Pemecah batu “ dan kita menuju ke tema seni rupa yang ke enam yaitu seni rupa dengan tema Tanah karya Zaenal Beta6. Tema semua tentu tahu bahwa lingkungan juga sangat banyak membawa pengaruh besar terhadap tema dari karya seni rupa para senian nampak nyata dalam dalam mengambil dan menangkap dari lingkungan sekitarnya, misalnya alam sekitar dan alam benda, tumbuhan, atau seniman perupa menjadikan lingkungan sebagai bagian dari kesenangannya dan menjadiannya tema dalam Indonesia, karya – karya seni rupa dengan tema Lingkungan ini bisa ditemui dalam karya seniman berikut, sepertiKarto Yudo Kusumo dengan karyanya “ Anggrek “,Popo Iskandar dengan karyanya “ kucing “,Budiman dengan karyanya “ ayam jago “,Auke Cornalis Connega dengan karyanya “ Between dream and reality”, danZaini dengan karyanya “ Kambing”.Dimancanegara, perupa yang mengangkat tema ini diantaranyaJuan Gris dengan karyanya “ The car and guitaris”,Pablo Picasso degan karyanya yang mengangkat “ alam benda” sebagai karyanya,Pisanello dengan karyanya “ Studi menggambar kuda”1397/9 – 1455,Giancomo Balla dengan karyanya “ Burung Walet” dna yang terakhir adalah tema religius, berikut uraiannyaBaca juga Bentuk, Teknik dan Jenis Seni Patung7. Tema Religius/spiritual/ dari faham atau ajaran yang dianut oleh seniman perupa menjadi spirit dan ide dalam berkarya sehingga ide tersebut mengental dalam karya – banyak karya – karya seni rupa dengan tema religius atau spiritualisme ini di Indonesia yang diantanya adalahKetut kobot dengan karyanya “ Sesajen”,Amri Yahya dengan karyanya “ Iqra’ baca”1993Hendra Buana dengan karyanya “ Sahidallah”1997,Oh Supono dengan karyanya” Ucapan Ritual Ngaben”1990,Affandi dengan karyanya “ Masjid Baitulrahman”, Pirous dengan karyanya “ Surah – surah”, danAhmad Sadali dan Abay Subarna dengan karyanya “ Kaligrafi”.Ka'bah karya AffandiSedangkan di mancanegara para seniman perupa yang mengusung tema religius atau magis ini adalahPaul Gauguin dengan karyanya “ Yakup bergulat Malaikat “1988,Rubens dengan karyanya “ Penurunan dari salip” 1611 - 1614,Termasuk karya patung dewa wisma, patung syiwa, patung dewa Whisnu di India yang kesemuanya itu merupakan karya seni rupa dengan tema Religius/magis atau seniman sekalian, sampai disini mungkin kita semua sudah bisa mengerti bahwa seni rupa sangat memiliki beragam jenis tema dimana semua tema tersebut memiliki unsur – unsur yang bersumber dari alam ini dan kok cuma 7 poin ya yang dibahas.. padahal judulnya 21 jenis tema dan aliran seni rupa.. lainnya mana mas ? Saya ngerti bro tapi ketahuilah bahwa tidak hanya tema saja namun di balik semua itu, terdapat pula Gaya atau Aliran atau aliran seni rupa ini merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan dari tema itu sendiri sob jadi, yang akan kita bahas di artikel selanjudnya, dan..Tentunya Pembahasan kita selanjutnya ini juga tidak akan kalah banyak dan tidak akan kalah menarik untuk dibahas, yaitu tentang 14 Gaya / Aliran Seni Rupa Nusantara dan Mancanegara yang menjadi kelanjutan dari artikel kalau dijumlah berarti semuanya udah 21 kan.. ? soalnya kalau dibahasnya dalam satu artikel saja takutnya kalian bosan karena kepanjangan dan membuat mata kalian lelah. hitung - hitung artikel berikutnya itu adalah babak kedua sob jadi istirahat sejenak dulu lah.. Untuk sementara cukup sekian dan kesimpulan dari tema ini akan kita bahas setelah uraian tentang gaya atau aliran dalam seni rupa tersebut sudah kita selesaikan. Cukup sekain dan terimakasih. Sumber Kemdikbud-RI,2005.
Seni adalah suatu hasil yang memiliki nilai estetika terhadap imajinasi maupun ekspresi yang diungkapkan oleh seseorang. Seni rupa juga menjadi bagian salah satu cabang seni yang bisa dilihat, dirasakan dan dihayati. Perpaduan titik, garis, bentuk, bidang, volume, bentuk, tekstur, warna bahkan efek pencahayaan diolah sedemikian rupa agar menjadi contoh karya seni rupa yang bernilai di mata masyarakat. Pada hakikatnya seni rupa dapat terbagi dalam beberapa macam, jika ditinjau berdasarkan dari sudut pandangnya. Semisal seni rupa tiga dimensi dan seni rupa dimensi. Lantas, jika ditinjau kembali berdasarkan manfaatnya, maka seni rupa terbagi menjadi dua macam. Yaitu seni rupa terapan dan seni rupa murni. Nah, dalam artikel ini kami akan membahas tentang seni rupa murni secara lengkap. Mulai dari pengertian, sejarah dan contoh karya seni rupa murni nusantara hingga mancanegara. Image Source Pengertian seni rupa murni adalah suatu cabang seni rupa yang diciptakan atau dibuat tanpa harus memperhatikan fungsinya, melainkan hanya bisa dinikmati keindahannya saja. Sejarah Seni Rupa Murni Image Source Perkembangan seni rupa modern di Indonesia ditandai dengan banyaknya dominasi seni lukis diantara para seniman. Seorang seniman profesional dari Semarang, Raden Saleh Syarief Bustaman saat itu menjadi perintis dari adanya seni lukis modern tersebut. Beliau memperoleh bimbingan langsung dari seorang seniman asal Belgia, AA Payen dalam mempelajari teknik melukis modern yang lagi tren kala itu. Singkat cerita, Raden Saleh memutuskan untuk berkelana di beberapa negara benua Eropa, seperti Belanda, Jerman dan Prancis. Kemudian berlanjut ke Australia sampai ke negara tanah air tercinta yakni Indonesia. Contoh Karya Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara Berikut ini beberapa contoh karya seni rupa murni yang tersebar di beberapa daerah, baik dari Nusantara bahkan sampai mancanegara. 1. Kaligrafi Image Source Karena asalnya berasal dari Arab, maka tak heran jika kaligrafi harus menggunakan tulisan arab di setiap penciptaannya. Kaligrafi umumnya dituangkan dalam sebuah kertas, baik itu kertas lukis maupun kertas warna biasa. Bahkan ada yang sampai mengukir dengan media kayu dan batu. Di beberapa pesantren Indonesia, kaligrafi telah menjadi bagian tersendiri bagi santri-santri yang ingin bergelut di dunia kesenian. Tak heran jika kini seni kaligrafi sudah banyak diperjual belikan dalam bentuk frame atau pigora sebagai hiasan rumah. 2. Lukisan Image Source Lukisan merupakan salah satu seni rupa murni yang telah ada sejak berabad-abad silam. Saat ini seni lukis telah berkembang dan terbagi ke dalam beberapa aliran, yaitu realisme, dekoratif, impresionisme dan ekspresionisme. Agar hasilnya bagus dan bernilai estetika, kelengkapan alat lukis sangatlah dibutuhkan seperti kanvas, cat air, pensil, cat akrilik, kuas besar dan kecil. Hasil karya seni rupa murni ini bisa memiliki nilai jual tinggi apabila nilai estetika juga telah diakui oleh para seniman-seniman profesional. 3. Patung Image Source Patung merupakan wujud visual dari makhluk hidup, baik itu hewan maupun manusia yang dibentuk dalam media tiga dimensi. Biasanya patung digunakan untuk mengenang jasa seseorang agar diingat selalu oleh masyarakat luas. Misal, seperti patung Bung Tomo di Surabaya untuk mengenang jasa beliau dalam mengusir penjajah. Adapun patung yang juga digunakan untuk umat-umat beragama lainnya, seperti patung Garuda Wisnu Kencana di Bali. 4. Gantungan Kunci Tak dapat dipungkiri jika benda mungil yang satu ini menjadi salah satu contoh seni rupa murni modern dalam kehidupan kita. Ya, gantungan kunci kini telah diproduksi dengan berbagai bentuk dan warna. Biasanya gantungan kunci dijadikan oleh di beberapa kota wisata tertentu, seperti di Bali, Lombok dan Batu. Tak jarang pembeli pun dapat membuat gantungan kunci sesuai pesanan kepada pengrajin. Hal ini menunjukkan bahwasanya gantungan kunci merupakan karya seni rupa murni yang menjadi favorit masyarakat luas. 5. Relief Image Source Hampir mirip dengan contoh seni rupa murni di atas, yaitu patung. Relief juga bisa dilihat dalam bentuk tiga dimensi atau biasa disebut dengan trimata. Umumnya relief terdapat pada candi dan tugu. Dahulu para seniman menggunakan dinding sebagai media memahat mereka dalam menceritakan sebuah kisah masa lalu. Itulah sebabnya relief merupakan seni rupa murni yang juga memiliki nilai sejarah tinggi. 6. Ukiran Image Source Menurut Wikipedia, ukiran adalah aktivitas olah permukaan pada objek tiga dimensi dengan membuat tinggi permukaan berbeda, sehingga akan menghasilkan gambaran tertentu. Seringkali mengukir dikaitkan dengan aktivitas memahat. Meskipun begitu, kedua aktivitas tersebut tetaplah dianggap berbeda. Ini dikarenakan memahat lebih ditujukan untuk menghasilkan benda tiga dimensi lainnya, yakni patung. Seni rupa murni ini terbagi ke dalam beberapa jenis Ukiran es atau patung es Ukiran Kayu Ukiran Gading Ukiran Tulang Ukiran Kayu 7. Kerajinan Keramik Image Source Kerajinan keramik ialah seni rupa murni yang memanfaatkan tanah liat sebagai bahan bakunya. Kemudian diproses dengan cara dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir. Bisa dibilang jika kerajinan keramik ini masuk dalam seni rupa murni sekaligus seni rupa terapan. Contoh seni rupa murni dari kerajinan keramik yaitu guci. Sedangkan contoh seni rupa terapan dari kerajinan keramik yaitu lantai keramik. 8. Topeng Image Source Dalam kesenian daerah, topeng biasanya digunakan untuk memperjelas watak dalam mengiringi musik atau ritual kesenian daerah. Ada pun penggunaan topeng ini dilibatkan dalam acara agama, Misal agama Hindu. Bentuk topeng sangatlah beragam, tak lain ini disebabkan oleh perilaku adaptif manusia yang ingin membuat imitasi pada beberapa objek. Seperti gambaran binatang pada bentuk atraksi perburuan dan lain sebagainya. 9. Desain Grafis/Logo Adanya desain grafis atau logo dalam kehidupan manusia sejatinya tidaklah lepas dari adanya perkembangan seni rupa murni. Desain grafis menggunakan beberapa elemen visual, berupa bentuk tulisan, gambar dan lain sebagainya. Sehingga proses komunikasi dalam menciptakan persepsi suatu pesan dapat disampaikan secara tersirat. Saat ini seni desain grafis menjadi tren tersendiri di kalangan anak muda. Banyak diantara mereka yang menghasilkan pundi-pundi dollar dengan mengikuti kontes desain grafis tingkat nasional. 10. Fotografi Image Source Selain desain grafis, fotografi juga tak kalah digandrungi oleh anak-anak muda masa kini. Hal ini ditunjang pula dengan harga kamera yang begitu murah dan fiturnya pun sudah lengkap. Sosial media sangat berkontribusi besar dalam menciptakan tren fotografi. Salah satunya adalah Instagram. Berdiri pada tahun 2010, kini sosial media tersebut sukses meraup jutaan pengguna aktif dengan mengalahkan pesaing ketatnya, Facebook. Demikian penjelasan kami mengenai Seni Rupa Murni. Semoga bermanfaat dan terimakasih. Originally posted 2020-12-29 003637.
1. Ragam Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara a. Seni Lukis Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa murni yang berdimensi dua. Dari pembubuhan cat, para pelukis mencoba mengekspresikan berbagai makna atau nilai subjektif. nilai-nilai yang melekat pada lukisan dipengaruhi oleh budaya yang dimiliki pelukisnya. Seni lukis Indonesia yang berkembang, pada gilirannya nanti ikut mempertegas jati diri seni budaya Nusantara. Sedangkan seni lukis mancanegara menjadi pembanding seni budaya Nusantara. Wanita-menyusui karya hendara Bunga Matahari karya Vincent Van Gogh Gadis di Depan Cermin karya Pablo Picasso b. Seni PatungSeni patung merupakan cabang dari seni rupa murni yang berdimensi tiga. Membuat patung berarti membuat benda tiga dimensi dengan bahan, alat, dan teknik tertentu sehingga menghasilkan karya yang indah dan bermakna. Garuda Wisnu karya Nyoman Nuarta Discus Thrower karya Myron Yunani Kuno The Kiss-Auguste Rodin Prancis c. Seni GrafisSeni Grafis merupakan cabang dari karya seni rupa murni yang berdimensi dua. Berdasarkan dimensinya, seni grafis sama dengan seni lukis, namun dari segi teknik pembuatannya memiliki perbedaan. Seni lukis dengan teknik aquarel, plakat, atau tempra, sedangkan seni grafis dibuat dengan teknik mencetak. Seni grafis dapat dibuat dengan teknik cetak tinggi, cetak dalam, setak saring, dan cetak cahaya photography. 2. Gaya Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara Gaya atau corak atau aliran dalam seni rupa beraneka ragam. Secara garis besar, gaya karya seni rupa dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu tradisional, modern, dan postmodern. a. Tradisional Seperti halnya karya seni rupa Nusantara, perupa seni rupa mancanegara juga memiliki gaya tradidional. Gaya ini juga terbagi menjadi dua, yaitu primitif dan klasik. b. Modern Gaya seni rupa modern adalah corak karya seni rupa yang sudah mengalami kemajuan, perubahan, dan pembaharuan. Secara umum, modernisasi gaya seni rupa dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu gaya representatif, depormatif, dan nonrepresentatif. 1. Representatif Kata representatif berasal dari representasi yang mengandung pengertian sesungguhnya, nyata, atau sesuai dengan keadaan. Perwujudan gaya seni rupa ini menggambarkan keadaan yang nyata pada kehidupan masyarakat atau keadaan alam. Gaya seni rupa yang tergolong representatif, antara lain romantis, naturalis, dan realis. a Romantisme Istilah romantisme berasal dari roman yang berarti cerita dan isme yang berarti aliran/gaya. Romantisme adalah gaya/aliran seni rupa yang menggambarkannya mengandung cerita kehidupan manusia atau binatang. Perupa mancanegara yang mempelopori gaya ini, antara lain Fransisco Goya Spanyol, Turner Inggris, dan Rubens Belanda. Perupa Nusantara yang mengambil gaya itu adalah Raden Saleh. b Naturalisme Istilah naturalisme berasal dari kata nature atau natural yang berarti alam dan isme yang berarti aliar/gaya. Naturalisme adalah gaya/aliran seni rupa yang menggambarkannya sesuai dengan keadaan alam atau alami. Pelukis gaya ini pada umumnya mengambil pemandangan alam sebagai objeknya. Perupa mancanegara yang mengambil gaya ini antara lain Rubens, Claude, Gainsborough, Constable, dan Turner. Perupa Nusantara yang mengambil gaya ini antara lain Abdullah Suryosubroto, Wakidi, Mas Pringadi, dan Basuki Abdullah. c Realisme Istilah realisme berasal dari kata real yang berarti nyata dan isme yang berarti gaya/aliran. Realisme adalah gaya/alaran seni rupa yang menggambarkannya sesuai dengan kenyataan hidup. Perupa nusantara yang mengambil gaya ini antara lain Trubus, Tarmizi, Wardoyo, dan Dullah. Seedangkan perupa mancanegara yang mengambil gaya ini adalah Remandt van Rijn Belanda. 2. Deformatif Istilah deformatif berasal dari deformasi yang berarti perubahan bentuk. Bentuk alam diubah sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk baru, namun masi menyerupai bentuk aslinya. Gaya seni rupa yang tergolong deformatif, antara lain Surrealisme, impresionisme, ekspresionisme, dan kubisme. a Surealisme Istilah surrealisme berasal dari kata sur yang berarti melebih-lebihkan, kata real yang berarti nyata, dan isme berarti gaya/aliaran. Surrealisme adalah gaya/aliran seni rupa yang menggambarkannya melebih-lebihkan kenyataan, bahkan ada yang menyebutnya otomatisme psikis yang murni atau mimpi. Perupa mancanegara yang mempelopori gaya ini adalah Salvador Dali. b Impressionisme Impressionisme berasal dari kata impression yang berarti kesan sesaat dan isme yang berarti gaya/aliran. Impressionalisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan kesan saat objek tersebut dilukis. Gaya ini dipelopori oleh perupa mancanegara seperti Claude Monet, Paul Cezanne, Georges Seurat, dan Paul Gauguin. Perupa nusantara yang mengambil gaya ini, antara lain S. Sudjojno. c Ekspressionisme Ekspressionisme berasal dari kata expression yang berarti ungkapan jiwa yang spontan dan isme yang berarti gaya/aliran. Ekspressionisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa perupa yang spontan pada saat melihat objek. Gaya seni rupa ini diplopori oleh pelukis Belanda bernama Vincent van Gogh. Perupa Nusantara yang mengambil gaya ini adalah Affandi. d Kubisme Kubisme berasal dari kata kubus yang berarti bidang atau bentuk persegi empat dan isme yang berarti gaya/alrian. Kubisme adalah aliran/gaya seni rupa yang penggambarannya berupa bidang persegi empat atau bentuk dasarnya kubus. Gaya seni rupa ini dipelopori oleh pelukis Spanyol yang bernama Pablo Picasso. Perupa Nusantara yang mengikuti gaya ini adalah But Muchtar, Mochtar Apin, Srihadi, dan Fajar Sidik. 3. Nonrepresentatif Abstraksionalisme Kata Nonrepresentatif atau abstrak mengandung pengertian suatu bentuk yang sukar dikenali. Suatu gaya yang lebih sederhana bahkan bentuknya sama sekali meninggalkan bentuk alam. Karya seni rupa abstrak berupa susunan garis, bentuk, dan warna yang terbebas dari bentuk alam. Gaya seni rupa yang berbentuk abstrak ini ada yang abstrak ekspresionis dan abstrak murni. Gaya ini dipelopori oleh perupa mancanegara, antara lain Paul Klee, Piet Mondrian, Wassily Kandinsky, dan Jackson Pollock. Perupa Nusantara yang mengikuti gaya ini adalah Amry Yahya, Fajar Sidik, But Muchtar, dan Srihadi. c. Postmodern Postmodern atau disingkat “Posmo” adalah gaya seni rupa pasca atau sesudah modern. Sejalan dengan perkembangan budaya masyarakat dunia, seni rupa pun ikut mengalami perkembangan gaya. Jika seni rupa tradisional memiliki ciri perpaduan antara penyederhanaan bentuk dan sedikit ornamental. Gaya “posmo” lebih bebas dan cenderung tidak memiliki aturan tertentu. Eksplorasi unsur rupa banyak dilakukan untuk gaya ini. Kritik sosial dan kemasyarakatan merupakan tema yang cukup dominan untuk karya-karya posmo.
Pengertian Aliran Seni Lukis Aliran seni lukis adalah gaya, genre atau paham khas yang diikuti oleh individu atau kelompok tertentu dalam menciptakan karya seni lukis. Aliran yang dimaksud ini dapat berupa gagasan pokok yang dicetuskan oleh seseorang, atau mengalir alami muncul sendiri sejalan dengan perkembangan seni lukis. Perlu diketahui pula bahwa beberapa aliran biasanya saling berdialog satu sama lain. Misalnya, aliran B muncul karena merasa aliran A sudah tidak relevan dengan keadaan zaman, atau terlalu memojokan kaum tertentu, Aliran C muncul karena merasa keduanya sempurna jika digabungkan. Aliran atau mazhab seni lukis juga selalu dipengaruhi atau dapat dikatakan dibentuk oleh keadaan masyarakat di suatu masa. Terdapat aliran besar yang pengaruhnya juga sama kuatnya, terdapat pula aliran kecil yang tidak begitu banyak mendapatkan perhatian. Dahulu, aliran naturalisme dan realisme adalah aliran yang paling kuat pengaruhnya, karena memiliki fungsi aplikatif sebagai dokumentasi, sebelum kamera menggantikannya. Kini, aliran itu masih tetap bertahan namun tidak sekuat dahulu. Banyak pelajaran, inspirasi, serta pengetahuan yang dapat ditarik dari bermacam aliran seni lukis yang ada. Oleh karena itu, mempelajari aliran-aliran seni lukis akan membuka banyak khazanah baru baik hanya sekedar untuk mengapresiasinya dengan lebih baik, maupun menggeluti dunia seni lukis. Berikut ini adalah beberapa Aliran seni lukis terbesar berurutan dari urutan kemunculannya. Aliran Seni Lukis Terbesar & Terpenting dalam Sejarah Romantisisme Aliran romantisisme adalah aliran yang menggambarkan suatu kenyataan yang ada melalui cara yang lebih dramatis dan memiliki suasana seperti mimpi. Kapal terombang-ambing dalam cuaca badai, Sosok manusia berdiri dipuncak bukit pada saat Senja, dsb. Romantisisme menguak keindahan suatu tema dari gaya teatrikalnya, bukan hanya mengandalkan subjek yang indah saja. Contoh karya aliran romantisisme Fishermen at Sea oleh Turner, gambar asli diperoleh melalui Aliran Romantisisme Imajinatif; Meskipun tetap realistis tidak ada fantasi, adegan tampak lebih dramatis dari kenyataan. Subjektif; Penciptaan seni dianggap sebagai ekspresi diri seniman. Menggunakan intensitas emosional yang tinggi. Pencitraan atau suasana memiliki kualitas dream-like seperti mimpi. Menggambarkan perasaan kuat yang tidak harfiah atau menggunakan perumpaan dan simbol. Tokoh Penting Romantisisme Francisco Goya Caspar David Friedrich JMW Turner Theodore Gericault Henry Fuseli Jean Auguste Dominique Ingres Penjelasan lengkap mengenai tokoh, analisis lukisan dan sejarah aliran ini, dapat dilihat pada link dibawah ini Baca juga Aliran Romantisisme & Pengertian, Sejarah, Tokoh & Contoh Naturalisme Aliran naturalisme adalah aliran yang ingin menggambarkan kembali alam semirip dan seakurat mungkin sesuai dengan referensi yang dilukisnya. Naturalisme merupakan ajang apresiasi bagi seniman terhadap alam. Seniman biasanya akan memilih keadaan waktu tertentu senja/golden hour untuk melukiskan pemandangan yang luar biasa. Contoh aliran seni lukis naturalisme fallen monarchs 1886 oleh william bliss bakerCiri-Ciri Aliran Seni Lukis Naturalisme Mengutamakan kemiripan gambar pada lukisan dengan objek yang dilukis sesuai dengan referensi Teknik dan kepiawaian seniman menjadi senjata utama Membawakan tema-tema lukisan yang indah namun berdasarkan kemurniannya Naturalisme adalah bentuk apresiasi seniman terhadap keindahan alam Mengangkat tema keindahan pemandangan di sekitar seniman Tokoh Aliran Seni Lukis Naturalisme John Constable Jean-Baptiste-Camille Corot Theodore Rousseau Thomas Cole Frederic Edwin Church Ilya Repin Basuki Abdullah Penjelasan lengkap mengenai aliran ini dapat dilihat pada tautan dibawah ini Baca juga Naturalisme – Pengertian, Ciri, Tokoh, Contoh Karya & Analisis Realisme Realisme adalah aliran yang ingin menampilkan suatu peristiwa, suasana atau model tertentu dengan keadaan sehari-hari, tanpa di dramatisir atau dipilih keadaan paling indahnya saja. Aliran ini bisa saja tidak mengkopi dengan sempurna apa yang dilihatnya, peristiwa atau temanya yang realistis, bukan gambarnya saja. Contoh karya aliran realisme The Potato Harvest oleh Jean-Francois Millet, gambar asli diperoleh melalui Aliran Seni Lukis Realisme Mengangkat peristiwa keseharian yang dialami oleh orang kebanyakan Menggambarkan masyarakat dalam situasi yang nyata dan khas dengan lingkungan keadaan sehari-harinya Karya realis menggambarkan manusia dari semua kelas dalam situasi dan kondisi aslinya. Realisme tidak setuju terhadap subjek seni yang dibesar-besarkan dramatis ala Romantisisme. Memiliki detail gambar yang menyerupai aslinya natural melalui teknik tinggi yang dikuasai oleh pelukisnya. Tokoh Aliran Seni Lukis Realisme Gustave Courbet Jean-Francois millet Edouard Manet James Whistler John Singer Sargent Thomas Eakins Penjelasan lengkapnya dapat dillihat pada link dibawah ini Baca juga Realisme & Pengertian, Ciri, Tokoh, Contoh Karya & Analisis Impresionisme Impresionisme adalah aliran seni lukis yang hanya melukiskan impresi sekilas dari subjek yang dilukis. Aliran ini muncul karena kehadiran kamera yang sudah dapat mengambil alih fungsi seni sebagai media dokumentasi. Daripada mereplika warna yang sebagaimana cara pandang manusia melihat, impresionisme ingin menggambarkan warna murni berdasarkan proses terjadinya pembentukan warna. Biasanya para impresionis melukis di alam terbuka dalam kurun waktu yang singkat, sehingga harus mengorbankan keakuratan bentuk, itulah alasan mengapa hasil lukisan mereka biasanya hanya sebatas impresi. Mereka tidak sempat menyelesaikan detail lebih jauh. Namun dari ketidaksempurnaan itu justru muncul bentuk estetis baru yang tidak dimiliki oleh aliran realisme, naturalisme, bahkan fotografi sekalipun. contoh aliran seni lukis impresionismeCiri-Ciri Aliran Seni Lukis Impresionisme Gambar pada lukisan tidak detail, lukisan hanya tampak mirip jika dilihat dari jauh Palet warna yang cerah dan kontras berdasarkan teori pengelompokan lingkaran warna Fokus melukis pantulan cahaya pada subjeknya, bukan subjeknya sendiri Menggunakan teknik kuas yang disebut dab yang merupakan istilah luar untuk cocolan sambal Tidak menggunakan warna hitam Tokoh Aliran Seni Lukis Impresionisme Claude Monet Edgar Degas Pierre-Auguste Renoir Camille Pissarro Alfred Sisley Penjelasan lebih lengkap mengenai aliran seni lukis impresionisme dapat dipelajari pada link dibawah ini Baca juga Impresionisme Pengertian,Ciri,Tokoh, Contoh Karya & Analisis Fauvisme Fauvisme menggunakan gaya yang hampir mirip dengan impresionisme, namun menolak ide dasarnya, yaitu peniruan alam. Aliran fauvisme membuat warna menjadi unsur seni yang independen. Warna tidak hanya menjadi warna baju, warna langit atau warna kulit, namun menjadi salah satu unsur yang berdiri sendiri tanpa menjadi representasi fisik apapun. Contoh fauvisme Turning Road, oleh Andre DerainCiri-Ciri Aliran Seni Lukis Fauvisme Warna mencolok yang tidak melihat keakurasian pada model referensi yang dilukis. Bentuk gambar pada lukisan diiringi oleh garis tegas yang gelap Warna digunakan untuk mengekspresikan gagasan Seniman, bukan sekedar pewarna Keakurasian detail bentuk gambar pada referensi model atau subjek dihiraukan Menyampaikan gagasan atau pesan pribadi dari pelukisnya Tokoh Fauvisme Henri Matisse Maurice de Vlaminck Andre Derain Kees van Dongen Raoul Dufy Georges Braque Penjelasan yang lebih lengkap mengenai fauvisme dapat dibaca pada artikel dibawah ini Fauvisme Pengertian, Ciri, Tokoh, Contoh Karya & Analisis Ekspresionisme Ekspresionisme adalah aliran yang mengutamakan ekspresi individu seniman terhadap apa yang diingat, dilihat dan dirasakannya. Bisa dikatakan ekspresionisme adalah aliran seni rupa yang menonjolkan ungkapan dari dalam jiwa. Ekspresionisme tidak akan membebankan ketelitian dan kesulitan melukis pada karyanya. Karena itu aliran ini tidak memiliki tingkat kemiripan yg akurat bahkan sangat melenceng dari referensi alam. Contoh aliran seni lukis ekspresionisme The Scream oleh Edvard Munch 1893-1910Ciri-Ciri Aliran Seni Lukis Ekspresionisme Tidak mengutamakan kemiripan objek yang dilukis Sapuan kuas yang berani dan ekspresif bekas kuas dibiarkan tampak dan tidak ditutup-tutupi Teknik menggambar yang tampak naif amatir namun tetap memiliki komposisi yang baik Mementingkan ekspresi jiwa individu seniman dibandingkan dengan mengkopi alam Menggunakan warna sebagai simbol untuk suatu hal, bukan sebagai pewarna objek saja Tokoh Ekspresionisme Ernst Ludwig Kirchner Wassily Kandinsky Kathe Kollowitz Paul Klee Chaim Soutine Max Beckmann Penjelasan lengkap ekspresionisme Baca juga Ekspresionisme – Pengertian, Ciri, Tokoh, Contoh & Analisis Kubisme Kubisme adalah aliran yang memuat beberapa sudut pandang dari suatu objek dalam satu gambar yang sama, sehingga menghasilkan lukisan yang terfragmentasi dan terdeformasi. Aliran ini juga menyederhanaan objek hingga menyerupai bentuk geometris. Suatu objek lukis dapat terdiri dari berbagai angle secara bersamaan sehingga menghasilkan kejanggalan yang estetis. contoh aliran seni lukis kubismeCiri-Ciri Aliran Kubisme Menggunakan beberapa perspektif sekaligus dalam satu gambar. Melakukan deformasi dan dekonstruksi terhadap objek yang di lukis seperti posisi mulut tertukar dengan posisi hidung Menyederhanakan objek menjadi mirip dengan bentuk geometris Mengeksplorasi bentuk terbuka dan memadukan latar dengan objek didepannya. Pada fase kedua Kubisme, banyak menggunakan benda sehari-hari sebagai kolase potongan koran, dsb. Tokoh Kubisme Pablo Picasso Georges Braque Fernand Leger Juan Gris Robert Delaunay Sonia Delaunay Penjelasan yang lebih mendetail mengenai kubisme dapat disimak pada link dibawah ini Baca juga Kubisme & Pengertian, Ciri, Tokoh, Contoh Karya & Analisis Dadaisme Dadaisme adalah aliran yang tidak membuat suatu karya indah secara fisik, namun bermuatan kritik tajam atau pesan sosial dengan cara membuat sindiran tidak langsung, hingga ke ungkapan langsung yang provokatif terhadap kaum berwenang yang dianggap membuat keputusan negatif. Aliran dadaisme memancarkan keindahan estetis dari sisi-sisi yang yang jarang dimuat dalam keindahan generik atau biasa seperti keindahan dalam ketidakteraturan dan sesuatu yang acak random namun tetap seimbang. contoh karya aliran seni lukis dadaismeCiri-Ciri Aliran Dadaisme Menampilkan gambaran yang tidak indah dan provokatif. Memuat pesan yang mempertanyakan kembali arti seni, peran seniman dan estetika secara umum. Menyampaikan seruan anti perang melalui satir atau sindirian terhadap kekejaman perang. Berisikan pesan anti kaum borjuis yang pada masa itu dianggap menyebabkan Perang Dunia I Menggunakan objek-objek “readymade” atau sesuatu yang telah ada, seperti objek sehari-hari seperti gelas, toilet, sendok, dll. Tokoh Dadaisme Francis Picabia Marcel Duchamp Man Ray Hannah Hoch Sophie Taeuber-Arp Andre Breton Penjelasan lebih lengkap disertai sejarah, tokoh dan analisis contoh karya dapat dilihat pada tautan dibawah ini Baca juga Aliran Dada Pengertian, Ciri-Ciri, Sejarah, Tokoh & Contoh Surealisme Surealisme adalah aliran yang menghadirkan gambar objek nyata dalam keadaan yang tidak mungkin terjadi dalam dunia nyata, sehingga citranya seperti dalam mimpi. Gambar yang nyata tapi dalam keadaan tidak nyata itu seperti Manusia yang melayang, jam dinding meleleh atau potret wajah dengan hidung dan mulut yang posisinya tertukar. Surealisme menggunakan pendekatan teori psikologi Freud yang mengeksplorasi alam bawah sadar dan citra mimpi manusia sebagai salah satu penggambaran dari hasrat manusia. Contoh Karya Aliran Seni Lukis Surealisme The Persistence of Time oleh Salvador Dali, gambar asli diperoleh melalui Aliran Seni Lukis Surealisme Memuat gambar objek nyata dalam keadaan tidak nyata Pencitraan seperti dalam mimpi Memiliki kontras tinggi, dalam artian terdapat wujud besar yang bersebelahan dengan wujud kecil Memainkan imaji yang terdapat dalam mimpi dengan dunia nyata Tampak seperti fantasi namun tetap berpegangan pada referensi dunia nyata Tokoh Aliran Seni Lukis Surealisme Salvador Dali Andre Breton Hans Arp Max Ernst Alberto Giacometti Joan Miro Penjelasan lengkap mengenai aliran seni lukis surealisme dapat dilihat pada link berikut ini Baca juga Surealisme & Pengertian, Ciri, Tokoh, Contoh Karya & Analisis
aliran seni rupa murni mancanegara