DikatakanAli, berdasarkan perhitungan spasial menggunakan peta tanah tinjau dan kriteria lahan kering, luas lahan kering di Indonesia mencapai 144,47 juta hektare. Dari luas lahan kering tersebut
Lahan1 merupakan lahan tegalan seluas 0,8 ha yang akan ditanami kedelai. Jarak tanam yang digunakan Pak Amar adalah 40 x 15 cm. Pada lahan tersebut akan diaplikasikan pupuk kandang sebanyak 2 ton ha-1. Pak Amar harus menghitung jumlah benih kedelai serta pupuk kandang yang dibutuhkan. Lahan 2 yang juga merupakan tegalan memiliki luas 1,6 ha.
SawahKering, Petani Menganggur. Seluas 4.553 hektare lahan sawah di Banten gagal panen. REPUBLIKA.CO.ID, SERANG --Sejumlah petani di Kabupaten Lebak, Banten, sejak dua bulan terakhir menganggur akibat kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan di lahan pertanian. Tak sedikit pula petani yang merugi karena sawahnya gagal panen.
Tahun2007 luas lahan pertanian yang ada di Kabupaten Karanganyar sebesar 41437, 60 ha, namun pada tahun 2017 mengalami penurunan sehingga menjadi 39914,33 ha sedangkan dari tahun 2007 -- 2017 sektor perumahan dan industri semakin meningkat yaitu seluas 448,66 ha. Semakin berkurangnya lahan pertanian akan menyebabkan terjadinya penurunan
Darihasil survey yang kelompok saya lakukan, seorang buruh petani memiliki rentang pendapatan < 1 jt - 1.5 Jt per bulan. dengan rata - rata 1,2 Jt sedangkan pemilik lahan bisa mendapatkan pendapatan dengan rentang yang lebih lebar yaitu <1 jt hingga lebih dari 5 Jt per bulannya. dengan rata-rata pendapatannya sekitar 2,1 Juta/bulan.
61eAIq. Saat SMA, program linear menjadi salah satu bab yang sebenarnya mudah, namun malesin lantaran lama ngitungnya. Saya ingat betul ketika guru matematika wajib mengajar materi ini di kelas XI. Materi program linear nggak banyak hafalan rumus, hanya saja konsepnya terlalu njelimet serta dibutuhkan penalaran dalam memahami soal cerita. Makanya diperlukan waktu yang lama untuk linear digunakan sebagai salah satu metode untuk memaksimalkan keuntungan toko atau kinerja perusahaan. Oleh karena itu, tak jarang materi ini muncul kembali di dunia perkuliahan. Ia akan bergabung dengan teori pengambilan keputusan lain biasanya dengan nama mata kuliah Riset Operasi. Meski ditempatkan berbeda tempat dengan kalkulus, tempat trigonometri dan logaritma berada, namanya matematika ya tetaplah matematika. Program linear selalu saja sulit soal program linear yang digunakan dalam Ujian Nasional Matematika IPA tahun 2018. Itung-itung bernostalgia jaman-jaman ketika UN masih menjadi momok menakutkan bagi petani memiliki lahan pertanian seluas 8 hektar. Ia akan menanami lahan tersebut dengan tanaman padi dan jagung. Dari satu hektar tanaman padi dapat dipanen 3 ton padi, sedangkan dari satu hektar tanaman jagung dapat dipanen 4 ton jagung. Petani itu ingin memperoleh hasil panen tidak kurang dari 30 ton. Jika biaya menanam 1 hektar tanaman padi adalah dan biaya menanam satu hektar tanaman jagung adalah maka biaya minimum yang harus dikeluarkan petani adalah…Nah, ceritanya ada petani yang pengin meminimalkan modalnya, nih. Dengan modal yang minimal, maka keuntungan yang akan didapatkan petani tersebut akan maksimal. Langkah pertama yang harus dilakukan tentu saja membuat model matematika terlebih dahulu. Mari kita modelkan per petani memiliki lahan pertanian seluas 8 hektar. Ia akan menanami lahan tersebut dengan tanaman padi dan artinya, dari 8 hektar tersebut akan dibagi menjadi beberapa hektar untuk menanam padi, serta beberapa hektar untuk menanam jagung. Misalkan x adalah luas lahan yang ditanami padi dan y adalah luas lahan yang ditanami jagung, model matematikanya sebagai berikutx + y ≤ 8Kenapa tandanya kurang dari sama dengan ≤, bukan sama dengan =? Tentunya sang petani ingin sekali menggunakan semua lahannya sebanyak 8 hektar, namun kondisi tersebut bisa saja tidak dapat dilakukan karena kondisi yang lain. Oleh karena itu, dalam pemodelan masih dimungkinkan menggunakan lahan kurang dari 8 hektar, dengan sisa lahannya bisa saja kosong. Kenapa tandanya bukan lebih dari >? Ya gimana lagi, Bos. Si petani cuma punya lahan 8 hektar, memang kamu mau ngasih lebihannya? Lanjut ke kalimat satu hektar tanaman padi dapat dipanen 3 ton padi, sedangkan dari satu hektar tanaman jagung dapat dipanen 4 ton jagung. Petani itu ingin memperoleh hasil panen tidak kurang dari 30 kalimat yang pertama tadi, kita sudah memisalkan x sebagai luas lahan padi dan y sebagai luas lahan jagung. Dengan memanfaatkan luas lahan yang tersedia, petani ingin menghasilkan panen yang tidak kurang dari 30 ton. Model matematikanya sebagai + 4y ≥ 30Setelah didapatkan kedua pertidaksamaan, ingat bahwa luas lahan baik yang digunakan untuk menanam padi maupun jagung selalu bernilai positif dimulai dari nol. Oleh karena itu, ditambahkan pertidaksamaan berikutx ≥ 0y ≥ 0Keempat pertidaksamaan tersebut sering disebut dengan fungsi kendala constraint. Selain fungsi kendala, terdapat pula fungsi tujuan objective. Untuk memahami fungsi tujuan, kita dapat memodelkan kalimat terakhir dari soal sebagai berikutJika biaya menanam 1 hektar tanaman padi adalah dan biaya menanam satu hektar tanaman jagung adalah maka biaya minimum yang harus dikeluarkan petani adalah…Dengan pemisalan x dan y yang telah diciptakan, maka model matematika dari fungsi tujuan soal tersebut adalah sebagai berikutfx,y = + yang ingin kita capai dalam permasalahan ini adalah meminimalkan fungsi fx,y. Langkah selanjutnya adalah menggambarkan fungsi kendala ke dalam suatu bidang Cartesius. Cara ini disebut dengan cara grafik yang digunakan sebagai kurikulum pada jenjang SMA. Saat di perguruan tinggi, terdapat cara lain untuk menyelesaikan masalah program linear, yakni di antaranya metode dicari irisan perpotongan kedua grafik dari fungsi kendala tersebut, maka akan dihasilkan grafik sebagai berikutDari grafik tersebut, dapat terlihat tiga titik yang menjadi sudut dari daerah arsiran. Dari titik A0,8, B0,15/2 dan titik C yang belum diketahui. Sebelum memasukkan nilai-nilai titik ke dalam fungsi tujuan, kita harus melengkapi x dan y pada titik C, yakni dengan cara SPLDV. Kalau ini, sih, flashback ke pelajaran SMP saja ya, pasti semua juga pada hafal. Kalau-kalau bingung, perlu diragukan, nih, kelulusannya dari jenjang SMP. Ehehehe, canda. Pengerjaannya sebagai berikutSetelah ketemu semua titik-titiknya, baru kita masukkan x dan y ke fungsi tujuan fx,y = + untuk mengetahui titik mana yang menghasilkan nilai A0,8, f0,8 = + = B0,15/2, f0,15/2 = + = C2,6, f2,6 = + = jawabannya adalah yakni nilai minimum yang dikeluarkan petani untuk menanam benih jagung dan benih padi, dengan rincian 0 hektar untuk benih padi dan hektar untuk benih jagung. Pada soal ini terlihat bahwa penanaman jagung lebih menguntungkan dibandingkan begitulah salah satu contoh soal pembahasan mengenai program linear. Pembahasan soal matematika lain dapat disimak di lain hari, ya. Pusing, Gan!BACA JUGA Menghitung Perbandingan Umur, Soal Langganan di Ujian Matematika dan tulisan Rezky Yayang Yakhamid Mojok merupakan platform User Generated Content UGC untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di diperbarui pada 30 Agustus 2021 oleh Audian Laili
Mustofa, pengurus paguyuban petani Al Barokah di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah mengaku telah lama mendengar soal asuransi petani. Penyuluh Pertanian Lapangan PPL yang bertugas di wilayah itu melakukan sosialisasi asuransi, dan bahkan ada anggota paguyuban yang kemudian mendaftar. Sayang, kata Mustofa, ketika panen mengalami kegagalan dan klaim hendak dicairkan, prosesnya terlalu rumit bagi petani. “Pernah disosialisasikan, terus didaftar. Tetapi ketika mendapat musibah terkait hama, ya sudah, enggak ada tindak lanjut. Saya juga nggak ngerti secara persis, proses asuransi itu seperti apa,” ujarnya kepada VOA, Kamis 8/6. Salah satu masalahnya, kata Mustofa, adalah syarat administrasi yang terlalu banyak untuk dipenuhi kalangan petani. Apalagi, setelah proses itu, klaim asuransi yang diharapkan tetap tidak keluar. Padahal, mbuhnya, prinsip pertama bagi petani untuk bisa tertarik adalah bahwa sistemnya harus sederhana. Seorang petani bekerja di sawah dengan sistem irigasi tradisional terasering yang disebut "subak' di Jatiluwih di Tabanan, Bali, Senin, 18 April 2022. Foto AP/Tatan Syuflana “Yang kedua, petani itu yang penting ada riil-nya. Jadi nilai kepercayaan sebuah program itu kalau memang terbukti ada hasilnya, gitu,” ujar Mustofa. Karena itulah, bagi Mustofa dan rekan-rekannya, gagal panen dianggap sebagai musibah yang memang harus dihadapi. Skema asuransi petani yang ditawarkan pemerintah menjadi tidak begitu menarik karena dianggap berbelit. Jumlah Peserta Minim Provinsi Jawa Tengah memiliki sekitar 1,7 juta hektare lahan padi. Dari sejumlah itu, Kementerian Pertanian hanya menganggarkan biaya asuransi untuk 100 ribu hektare, di mana 15 ribu hektar edi dalamnya masuk dalam program provinsi. Sebagai contoh, dari data Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, di Desa Wonosoco, Kabupaten Kudus, akhir tahun 2022 lalu ada lahan padi seluas 255 hektare terendam banjir. Hanya 15 hektar di antaranya yang bisa menerima klaim asuransi karena sisanya tidak masuk dalam program. Petani kentang di Batur, Banjarnegara mengangkut hasil panennya. Foto Nurhadi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah Supriyanto dalam penjelasannya menyebut pada akhir 2022 ketika bencana banjir terjadi di berbagai wilayah, areal sawah padi yang tergenang di provinsi itu mencapai hektare dan puso hektare. Dari jumlah itu, klaim asuransi diberikan ke petani dengan luas lahan 883 hektare bernilai Rp5,2 miliar lebih, pada masa pengajuan klaim 26 Desember 2022-3 Januari 2023. “Sebelumnya, sejak 21 April-5 Desember 2022, PT Jasindo selaku perusahaan asuransi telah membayar ganti rugi klaim sebesar Rp3,1 miliar atau setara dengan 520,63 hektare,” ujar Supriyanto. Klaim akan cair setelah melalui proses survei dari petugas asuransi. Salah satu syaratnya adalah intensitas kerusakan mencapai lebih dari 75 persen pada setiap luas petak terdampak. Pandemi Menekan Asuransi Pemerintah memang telah mengantisipasi dampak perubahan iklim pada sektor pertanian, antara lain dengan menyediakan program asuransi bagi petani. Secara khusus, program ini ditetapkan melalui Undang-Undang 19/2013. Dr Ali Jamil, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian menyebut ada target luasan lahan 1 juta hektare tanaman padi yang dilindungi melalui skema asuransi. Sayangnya, target itu tidak tercapai sampai saat ini, apalagi di tengah deraan pandemi COVID 19 pada tiga tahun terakhir. Dr Ali Jamil, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian dalam tangkapan layar. “Tiga tahun atau dua tahun terakhir ini, peserta asuransi ini sangat jauh menurun. Kalau kita perhatikan data tahun 2020, itu peserta asuransi masih ada satu juta lebih,” kata Ali, dalam konferensi mengenai asuransi pertanian yang diselenggarakan Bappenas, Kamis 8/6. Namun, pada 2021 jumlah petani yang mengikuti program asuransi hanya sekitar 400 ribu orang, setahun kemudian angkanya kembali turun menjadi hanya 353 ribu petani. Seorang petani penyintas bencana tsunami Indonesia menyemprotkan pupuk di sawahnya di Banda Aceh Foto AFP/Jewel Samad Padahal, pemerintah menanggung 80 persen biaya premi asuransi yang harus dibayarkan petani kepada perusahaan pengelola, PT Jasindo. Dalam skema yang disusun PT Jasindo, asuransi ini disebut sebagai Asuransi Usaha Tani Padi AUTP. Fungsinya adalah memberikan perlindungan kepada petani dari ancaman risiko gagal panen sebagai dampak banjir, kekeringan, penyakit dan serangan organisme pengganggu tanaman. Nilai premi yang harus dibayar sebesar Rp180 ribu, dengan 80 persennya ditanggung pemerintah, sehingga petani cukup membayar Rp36 ribu. Nilai pertanggungan maksimalnya adalah per hektare dengan kriteria petani penggarap atau pemilik lahan maksimal dua hektare. “Kalau dihitung-hitung, uang Rp36 ribu premi yang harus dibayar oleh para petani sesungguhnya tidak cukup besar kalau dibandingkan dengan uang belanja para petani kita. Tapi itulah kenyataannya,” ungkap Ali tentang kecilnya peran serta petani dalam program ini. Ali menyebut semestinya program ini tidak hanya menjadi beban pemerintah pusat. Pemerintah daerah, baik level gubernur dan bupati atau wali kota, seharusnya turut menyediakan anggaran asuransi bagi petani. Terutama karena target yang tinggi membutuhkan dana besar. Indonesia memiliki sekitar 11 juta hektare lahan padi, dan Kementerian Pertanian menargetkan setidaknya 30 persen luasan itu dilindungi asuransi. Tak Bisa Berdiri Sendiri Dr Vivi Yulaswati Deputi Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, Bappenas, dalam tangkapan layar. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bappenas melihat peran penting asuransi untuk sektor pertanian. Apalagi, kata Dr Vivi Yulaswati Deputi Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, Bappenas, Indonesia berada di tengah situasi tak menentu akibat perubahan iklim. “Instrumen ini berperan dalam memitigasi resiko terhadap dampak negatif perubahan iklim, seperti perubahan curah hujan ekstrem, kenaikan suhu dan gangguan lainnya. Saat ini, kami sedang bersiap menghadapi dampak El Nino, yaitu kemarau panjang, dimulai tahun ini dan puncaknya tahun depan,” kata Vivi dalam konferensi yang sama. Vivi menyebut, kondisi tidak ideal dalam pelaksanaan asuransi petani bisa dijadikan bahan pelajaran untuk memperbaiki program ini ke depan. “Kita memahami, asuransi pertanian tidak bisa berdiri sendiri. Harus didukung oleh banyak kegiatan lainnya, seperti misalnya edukasi terhadap petani terkait dengan illiterasi asuransi yang masih cukup tinggi,” kata Vivi. Selain itu, Bappenas juga memandang penting pelatihan dan penguatan kapasitas petani terkait dengan produksi dan juga mitigasi resiko pertanian. Langkah ketiga adalah mendorong ekosistem dan peran pelaku asuransi pertanian, baik di pusat maupun daerah. Meski lamban di lapangan, pemerintah tetap berharap bahwa asuransi pertanian selalu masuk dalam perumusan rencana pembangunan jangka panjang 2025-2045. Tujuan utamanya adalah mendukung ketahanan pangan. “Tentunya hal ini terkait dengan ketahanan terhadap berbagai bencana yang saat ini sebagian besar disebabkan oleh hidrometrologi atau akibat dari dampak perubahan iklim,” lanjut Vivi. [ns/ah]
ACAndini C18 Januari 2020 0812Pertanyaanseorang petani memiliki lahan pertanian seluas 8 hektar. ia akan menanami lahan tersebut dengan tanaman padi dan jagung. dari satu hektar tanaman padi dapat dipanen 3 ton padi, sedangkan dari satu hektar tanaman jagung dapat dipanen 4 ton jagung. petani itu ingin memperoleh hasil panen tidak kurang dari 30 ton. jika biaya menanam 1 hektar tanaman padi adalah dan biaya menanam satu hektar tanaman jagung adalah maka biaya minimum yang harus dikeluarkan petani adalah..1321Jawaban terverifikasiSEMahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia03 Januari 2022 0601Hai Andini, jawaban yang benar adalah Pembahasannya ada pada gambar yaa. Semoga membantu Yah, akses pembahasan gratismu habisDapatkan akses pembahasan sepuasnya tanpa batas dan bebas iklan!Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?Tanya ke ForumBiar Robosquad lain yang jawab soal kamuRoboguru PlusDapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!
Verified answer Luas lahan yang ditanami kedelai adalah 1,2 hektar. Hasil ini diperoleh dengan menentukan luas lahan padi dan jagung terlebih dahulu. Luas kedelai adalah luas lahan dikurangi luas padi dan jagung. Simak penjelasan berikut!PembahasanPecahan atau fraksi adalah istilah dalam matematika yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Pecahan dapat ditulis dalam bentuk a/b baca a per b. a disebut pembilang dan b disebut mengalikan pecahan dan mengubah ke desimalKalikan bilangan dengan pembilang, kemudian bagi dengan pecahan yang didapat dengan cara 2/5 × 21 = ..... bentuk desimal = 41/5 ...... dibagi cara porogapit, lihat gambar! = 8,2DiketahuiLuas lahan = 8 hektarLuas ditanami padi = 3/5 bagianLuas ditanami jagung = 1/4 bagianLuas ditanami kedelai = luas sisaDitanyaLuas ditanami kedelaiPenyelesaianLuas ditanami padi= 3/5 × 8 hektar= 24/5= 4,8 hektarLuas ditanami jagung= 1/4 × 8 hektar= 8/4= 2 hektarLuas ditanami kedelai= luas lahan - luas ditanami padi + jagung= 8 - 4,8 + 2= 8 - 6,8= 1,2 hektarKesimpulanJadi, luas lahan yang ditanami kedelai adalah 1,2 lebih lanjut1. Menghitung banyak mangga dengan bilangan pecahan Menghitung hasil panan dengan bilangan pecahan Menghitung penjualan dengan persen, pecahan, dan desimal jawabanKelas 6Mapel MatematikaBab Pengerjaan Hitung Bilangan PecahanKode kunci pecahan, bilangan, operasi, lahan, petani, hektar
Haiii gaes kali ini akan membagikan kumpulan contoh soal dan pembahasan program linear metode grafik yang pernah saya dapatkan pada saat SMA dulu & pada saat perkuliahan. Pada program linear ini ada beberapa metode yang harus kita kuasai, yaitu antara lain Metode Grafik, dan Metode Simplek Pada materi metode grafik ini terdapat dua fungsi, yaitu fungsi maksimum dan fungsi minimum. Berikut ini adala contoh soal dan pembahasannya Soal 1 Seorang penjahit mempunyai 60 meter kain wol dan 40 meter kain sutra, dengan bahan yang tersedia penjahit membuat setelan Jas dan Rok untuk beberapa orang pelanggannya. 1 stel Jas memerlukan 3 meter kain wol dan 1 meter kain sutra. Kemudian 1 stel Rok memerlukan 2 meter kain wol dan 2 meter kain sutra. Pendapatan setiap stel Jas dan Rok yaitu Rp. dan Rp. Berapakah maksimum laba yang didapatkan? Pembahasan Variabel keputusan, misalkan x = Jas y = Rok Fungsi tujuan + 3x + 2y ≤ 60 x + 2y ≤ 40 x, y ≥ 0 Mencari titik koordinat 3x + 2y ≤ 60 x = 0, y = 30. Didapat koordinat 0, 30 y = 0, x = 20. Didapat koordinat 20, 0 x + 2y ≤ 40 x = 0, y = 20. Didapat koordinat 0, 20 y = 0, x = 40. Didapat koordinat 40, 0 Mencari titik potong 3x + 2y ≤ 60 x + 2y ≤ 40 - 2x ≤ 20 x ≤ 20/2 x ≤ 10 x + 2y ≤ 40 10 + 2y ≤ 40 2y ≤ 40 - 10 y ≤ 30/2 y ≤ 15 Didapatkan titik potong 10, 15 Daerah penyelesaiannya Mencari nilai maksimum menggunakan titik pojok Jadi, laba maksimum yang didapatkan oleh penjahit adalah Soal 2 Pabrik sepatu bata membuat dua macam sepatu, masing-masing Merk A dan Merk B untuk membuat sepatu perusahaan memiliki 3 mesin, yaitu mesin 1, 2, dan 3. Sepatu Merk A mula-mula dikerjakan di mesin 1 selama 2 jam tanpa melalui mesin 2 terus dikerjakan dimesin 3 selama 6 jam. Untuk sepatu Merk B tidak diproses di mesin 1 tetapi langsung dikerjakan di mesin 2 selama 3 jam kemudian di mesin 3 selama 5 jam. Jam kerja maksimum setiap hari untuk mesin 1, 8 jam. Dimesin 2, 15 jam. Dimesin 3, 30 jam. Kemudian keuntungan terhadap merk sepatu A sebesar Rp. dan sepatu merk B sebesar Rp. Berapakah keuntungan maksimum yang didapatkan? Pembahasan Variabel keputusan, misalkan x = sepatu merk A y = sepatu merk B Fungsi tujuan + 2x ≤ 8 3y ≤ 15 6x + 5y ≤ 30 x, y ≥ 0 Mencari titik koordinat 2x ≤ 8 x ≤ 8/2 x ≤ 4 3y ≤ 15 y ≤ 15/3 y ≤ 5 6x + 5y ≤ 30 x = 0, y = 6. Didapat koordinat 0, 6 y = 0, x = 5. Didapat koordinat 5, 0 Mencari titik potong ke-1 2x ≤ 8 x ≤ 8/2 x ≤ 4 6x + 5y ≤ 30 64 + 5y ≤ 30 24 + 5y ≤ 30 5y ≤ 30 - 24 5y ≤ 6 y ≤ 6/5 Didapat titik potong 4, 6/5 Mencari titik potong ke-2 3y ≤ 15 y ≤ 15/3 y ≤ 5 6x + 5y ≤ 30 6x + 55 ≤ 30 6x + 25 ≤ 30 6x ≤ 30 - 25 6x ≤ 5 x ≤ 5/6 Didapat titik potong 4, 6/5 Daerah penyelesaiannya Mencari nilai maksimum menggunakan titik pojok Jadi, keuntungan maksimum yang didapat adalah sebesar Rp. dengan memproduksi sepatu merk A sebanyak 5/6 lusin dan sepatu merk B sebanyak 5 pasang. Soal 3 Seorang petani memiliki lahan pertanian seluas 8 hektar. Dia akan menanam lahan tersebut dengan tanaman padi dan jagung. Dari 1 hektar tanaman padi dapat dipanen 3 ton padi. Sedangkan dari 1 hektar tanaman jagung dapat dipanen tidak kurang dari 30 ton. Jika biaya menanam 1 hektar tanaman padi Rp. dan biaya menanam tanaman 1 hektar jagung Rp. Maka biaya minimum yang digunakan adalah sebesar? Pembahasan Variabel keputusan, misalkan x = tanaman padi y = tanamann jagung Fungsi tujuan + x + y ≤ 8 3x + 4y ≥ 30 x, y ≥ 0 Mencari titik koordinat x + y ≤ 8 x = 0, y = 8. Didapat koordinat 0, 8 y = 0, x = 8. Didapat koordinat 8, 0 3x + 4y ≥ 30 x = 0, y = 7,5. Didapat koordinat 0, 7,5 y = 0, x = 10. Didapat koordinat 10, 0 Mencari titik potong x + y ≤ 8 x3 3x + 4y ≤ 30 x1 3x + 3y ≤ 243x + 4y ≤ 30 - -y ≤ -6 y ≤ 6 x + y ≤ 8 x + 6 ≤ 8 x ≤ 8 - 6 x ≤ 2 Didapat titik potong 2, 6 Daerah penyelesaiannya Mencari nilai maksimum menggunakan titik pojok Jadi, biaya minimum yang harus dikeluarkan petani adalah sebesar Rp. dengan menaman jagung seluas 7,5 hektar. Soal 4 Vitamin A dan B ditemukan dalam dua makanan yang berbeda m1 dan m2. Jumlah vitamin disetiap makanan diberikan oleh penjelasan berikut ini 1 unit m1 mengandung 2 unit vitamin A dan 3 unit vitamin B, sedangkan 1 unit m2 mengandung 4 unit vitamin A dan 2 unit vitamin B. Keperluan sehari-hari akan vitamin A paling sedikit 40 unit dan vitamin B 50 unit. Tujuan kita adalah menentukan jumlah optimal makanan m1 dan m2, sehingga keperluan vitamin A dan B seharinya terpenuhi dengan biaya serendah mungkin. Biaya per unit makanan m1 dan m2 sama dengan Rp. dan Rp. Berapakah biaya yang diperlukan untuk itu? Pembahasan Variabel keputusan, misalkan x = jenis makanan m1 y = jenis makanan m2 Fungsi tujuan + 2x + 4y ≥ 40 3x + 2y ≥ 50 x, y ≤ 0 Mencari titik koordinat 2x + 4y ≥ 40 x = 0, y = 10. Didapat koordinat 0, 10 y = 0, x = 20. Didapat koordinat 20, 0 3x + 2y ≥ 50 x = 0, y = 25. Didapat koordinat 0, 25 y = 0, x = 50/3. Didapat koordinat 50/3, 0 Mencari titik potong 2x + 4y ≥ 40 x1 3x + 2y ≥ 50 x2 6x + 4y ≥ 100 - -4x ≥ -60 x ≥ -60/-4 x ≥ 15 2x + 4y ≥ 40 215 + 4y ≥ 40 30 + 4y ≥ 40 4y ≥ 40 - 30 y ≥ 10/4 y ≥ 5/2 Didapat titik potong 15, 5/2 Daerah penyelesaiannya Mencari nilai maksimum menggunakan titik pojok Jadi, biaya manimum yang dikeluarkan adalah sebesar Rp. dengan vitamin A sebanyak 15 dan vitamin B sebanyak 5/2.
seorang petani memiliki lahan pertanian seluas 8 hektar